18/01/09 04:32
Rafah, Perbatasan Mesir-Palestina (ANTARA News) – Sebuah kesaksian dari sejumlah dokter Yordania yang selama sepekan berada di Kota Gaza, Palestina menyebutkan bahwa kota yang menjadi pusat pemerintahan pejuang Hamas itu belum jatuh ke tangan agresor Israel.
“Israel hanya menguasai pinggiran di jalur utama di Gaza,” kata dr.Hosam Zaga, relawan kemanusiaan dari Yordania, setelah tiba di pintu gerbang Rafah, perbatasan Mesir-Palestina, Sabtu petang pukul 17.00 waktu setempat (22.00 WIB).
Bersama dengan dokter lainnya, mereka bekerja di Rumah Sakit (RS) As-Shifa di Kota Gaza guna membantu menangani warga Palestina yang mengalami luka-luka akibat agresi negara Zionis itu.
Ia mengemukakan bahwa setelah Israel menyerang Gaza dengan bombardir bom yang dijatuhkan dari pesawat tempur sejak tanggal 27 Desember 2008, pasokan listrik dan air terhenti sehingga rakyat Palestina kian menderita.
“Listrik dan air hanya ada di RS As-Shifa, sedangkan di tempat lain, semuanya terhenti pasokannya,” tambah dr Hamdi, sejawat Hosam Zaga.
Menurut dia, saat ini tenaga dokter dengan spesialisasi bedah tulang (ortopoedi) juga amat dibutuhkan karena banyak korban luka patah tulang.
Selengkapnya: http://www.antara.co.id/arc/2009/1/18/gaza-belum-jatuh-kata-dokter-yordania/

Leave a comment
Comments feed for this article